Membelah Ombak Selat Lombok Menuju Trawangan

1511402marina1780x390PULAU Bali dan Pulau Lombok memang bertetangga. Hanya beda provinsi. Kalau Bali lebih dulu dikenal turis dalam dan luar negeri, nama Lombok kini mulai menarik perhatian para wisatawan. Gili Trawangan di Pulau Lombok saat ini lagi naik daun bersama Gili Air dan Gili Meno. Kini wisatawan semakin ramai berkunjung ke tiga gili (pulau) yang masuk dalam Kabupaten Lombok Utara itu.

Ada dua pilihan menuju gili eksotis tersebut yakni melalui jalur udara atau laut. Kalau menggunakan pesawat, wisatawan bisa terbang dari Jakarta, Surabaya atau Denpasar. Butuh waktu sekitar 3 jam melanjutkan perjalanan dari Bandara Internasional Lombok menuju Gili Trawangan.

Sekarang ini, jalur laut dari Bali menuju Trawangan atau destinasi wisata di Lombok seperti Senggigi semakin digandrungi para pelancong domestik dan luar negeri.

Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem, Bali, menyediakan kapal cepat atau fast boat bagi wisatawan yang berniat langsung menuju Trawangan. Di Padangbai juga tersedia kapal cepat menuju Nusa Lembongan atau Nusa Penida.

Kapal Marina Srikandi 11 adalah salah satu kapal cepat yang melayani wisatawan menuju Trawangan atau pantai Senggigi di Lombok. Setiap hari, apalagi akhir pekan, pelabuhan Padangbai dipastikan selalu penuh wisatawan yang hendak menyeberang ke Gili Trawangan atau Senggigi.

Marina Srikandi 11 dengan panjang 21,84 meter tergolong nyaman, ber-AC dan dilengkapi toilet yang bersih. Layaknya melayani kepentingan turis, kenyamanan dan keselamatan menjadi faktor utama. Di dinding kapal terpasang dua buah televisi ukuran 32 inchi yang menampilkan posisi kapal dan lokasi yang hendak dituju.

Saat matahari menyengat kulit, bunyi sirene kapal melengking, sebagai isyarat kapal segera berangkat meninggalkan Pelabuhan Padangbai. Sembilan mesin Suzuki 300 HP berderu dan memutar baling-baling mendorong kapal menjauhi Padangbai.

Wisatawan yang senang berjemur memilih naik ke lantai atas untuk “mandi” matahari atau menyaksikan panorama sekitar pelabuhan Padangbai yang juga merupakan pelabuhan feri yang melayani penyeberangan dari Bali ke Pelabuhan lembar di Pulau Lombok.

Sembilan mesin itu bekerja sempurna. Marina Srikandi 11 membelah ombak dengan cepat meninggalkan Pulau Bali. Jika gelombang tenang-tenang saja alias normal, perjalanan ke Trawangan akan mengasyikkan. Kapal akan menyusuri pantai Karangasem sebelum akhirnya berbelok ke timur dan langsung lurus menuju Lombok. Namun jika gelombang tidak bersahabat, maka siap-siaplah mabuk laut.

Sebelum sampai Trawangan, Marina Srikandi 11 mampir di Teluk Nara, sebuah pelabuhan khusus bagi kapal cepat di Pulau Lombok. Dari Padangbai hingga merapat di Teluk Nara, Marina Srikandi 11 memerlukan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Bandingkan jika Anda menggunakan feri dari Padangbai menuju Pelabuhan Lembar (Lombok) menghabiskan waktu (normal) sekitar 4 jam. Belum lagi lewat darat menuju Trawangan.

Setelah menurunkan penumpang sekitar 10-15 menit, Marina Srikandi 11 melanjutkan rutenya menuju Gili Trawangan dalam waktu 10 menit. Padahal, kalau wisatawan menggunakan kapal berisi 10-15 penumpang akan memakan waktu sekitar 45 menit.

Semakin cepat sampai tujuan, harga pun semakin meningkat. Dengan tarif Rp 400.000 menggunakan Marina Srikandi 11 sekali jalan (Padangbai-Trawangan), wisatawan akan mendapatkan alternatif transportasi menuju gili. Berdasarkan Traveler’s Choice Award versi situs perjalanan Tripadvisor, Gili Trawangan masuk dalam 10 pulau teratas di Asia yang dikunjungi wisatawan. Pantaslah jika turis banyak datang ke Trawangan

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s