“Banyumas Extravaganza” Ajang Promosi Pariwisata Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan pergelaran Banyumas Extravaganza dapat menjadi ajang promosi pariwisata Jateng.

“Saya membayangkan kalau event ini dijadikan acara tahunan yang melibatkan juga seluruh masyarakat eks Keresidenan Banyumas, kemudian kita tampilkan seluruh potensi budaya yang ada. Saya ingin ini (Banyumas Extravaganza) menjadi event jualan pariwisata eks Keresidenan Banyumas, khususnya Jawa Tengah,” kata Ganjar saat memberi sambutan pada pembukaan Banyumas Extravaganza di Alun-alun Purwokerto, Minggu (27/4/2014).

Banyumas Extravaganza merupakan kegiatan tahunan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas. “Kalau itu bisa dilakukan, saya ingin nanti kita undang partisipan, tamu-tamu asing untuk melihat. Kalau itu bisa terjadi, minimal kita bisa mendorong apa yang ada di Banyumas, maksimalnya kita bisa menasionalkan dan menduniakan Banyumas,” kata Ganjar.

Terkait dengan peringatan Hari Jadi Ke-432 Kabupaten Banyumas yang jatuh pada tanggal 6 April 2014, Ganjar mengharapkan hal itu bisa menjadi momentum untuk bangkit, memajukan, serta menyejahterakan masyarakat Banyumas.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa dalam pergelaran Banyumas Extravaganza ditampilkan atraksi Kentongan Cablaka yang melibatkan 432 penabuh kentongan dan penari dari 17 grup musik tradisional tersebut.

“Apa yang ditampilkan oleh Kentongan Cablaka ini ada filosofinya. Pertama adalah tarian dari empat penjuru mata angin, artinya masyarakat Banyumas tersebar merata di empat penjuru,” katanya.

Selain itu ada tarian yang dinamis dan dapat artikan bahwa masyarakat Banyumas telah siap untuk maju, serta tarian yang menggambarkan aliran Sungai Serayu.

Gubernur Jateng berharap pergelaran Banyumas Extravaganza dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ganjar Pranowo beserta istri dan Bupati Achmad Husein beserta istri didaulat untuk bergoyang oplosan bersama para penari lengger. Ganjar yang mengenakan pakaian tradisional khas Banyumas turut bergoyang dengan iringan musik Kentongan Cablaka.

Pergelaran Banyumas Extravaganza kali ini mengambil tema Topeng dalam Balutan Batik Banyumasan. Dalam hal ini, para peserta karnaval batik Banyumasan menggunakan topeng batik.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s