Museum Radya Pustaka Kembali Berikan Layanan “Pakuwon”

1615205museum-radyaa780x390

Museum Radya Pustaka di Solo, Jateng, kembali memberikan layanan ‘pakuwon’ kepada masyarakat yang akan melakukan kosultasi mencari hari baik untuk menggelar hajatan, setelah ditutup sekitar delapan bulan karena sedang direnovasi.

“Kami tetap memberikan layanan ‘pakuwon’ kepada masyarakat yang akan mencari hari baik untuk menggelar hajatan seperti pernikahan, mendirikan rumah, dan lain-lain,” kata Sekretaris Komite Museum Radya Pustaka, ST Wiyono kepada wartawan di Solo, Senin (28/4/2014).

Layanan ‘pakuwon’ (seperti perhitungan perbintangan Jawa) di Museum Radya Pustaka dibuka seminggu dua kali yaitu pada Selasa dan Kamis. “Memang dibuka setiap hari, tetapi karena keterbatasan tenaga sekarang seminggu hanya dibuka dua kali saja,” katanya.

Menyinggung mengenai penarikan retribusi dalam layanan ‘pakuwon’, ia mengatakan, masalah ini belum ada aturannya sehingga sifatnya masih sukarela. “Masalah itu sukarela karena memang belum ada aturannya dan sekarang ini setiap buka ada empat sampai lima orang yang meminta jasa ini,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkot Surakarta, Eny Tyasni mengatakan soal penarikan retribusi, pihaknya masih belum mengetahui karena belum ada payung hukumnya.

“Coba nanti akan cek dulu mengenai ini bagaimana aturannya yang jelas, agar nanti semua juga enak dan berjalan lancar, baik pengelola maupun yang meminta pelayanan jasa itu,” kata Eny.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s