“Ngeteh” di Akhir Pekan

Image

MENIKMATI teh dengan keluarga, kerabat, atau teman bisa jadi aktivitas menarik. Dengan pilihan teh yang tepat, acara ngeteh tidak kalah mengasyikkan sebagai kegiatan alternatif di akhir pekan. Bahkan, teh yang tepat juga bisa menyegarkan dari kepenatan selama sepekan.

Teh hangat yang disajikan di TWG Tea diseduh sesuai jenis teh yang dipilih konsumen. Yann Letouche, tea trainer TWG Tea, mengatakan, teh umumnya diseduh dengan air bersuhu 90-95 derajat celsius. Hanya teh hijau yang membutuhkan air 80 derajat celsius. Secara umum, air yang akan mendidih sudah cukup untuk menyeduh teh, tidak perlu menunggu hingga air mendidih total karena akan menghabiskan kandungan oksigen di air.

Air panas itu lantas dipakai menyeduh daun teh yang sudah disiapkan di dalam poci keramik. Air dengan rendaman teh didiamkan sekitar 3-15 menit, tergantung jenis teh. ”Teh hijau atau teh putih harus direndam lebih lama untuk mengeluarkan rasa dan aromanya,” kata Yann di TWG Tea Institute, Singapura, awal pekan ini.

Setelah teh dituang, kita bisa langsung menyeruputnya untuk mendapatkan sensasi rasa pertama. Jangan terburu-buru menghabiskan teh di cangkir. Beri jeda sejenak sembari ngobrol atau bertukar cerita dengan teman ngeteh.

Membaca buku juga bisa dijadikan pilihan sembari lidah menikmati rasa teh yang terhidang. Poci teh yang terbuat dari porselen dibungkus pelapis besi bisa membuat kehangatan teh lebih lama.

Teh dingin juga dibuat dengan cara yang sama dengan teh hangat. Setelah teh selesai diseduh, barulah disiapkan gelas yang penuh dengan es batu. Teh seduhan itu lantas dituangkan ke gelas dan jadilah es teh yang nikmat untuk mengurangi panas di siang hari.

Apabila ingin ngeteh bersama keluarga atau kerabat di rumah, TWG Tea menyediakan juga daun teh untuk dibawa pulang dan diseduh sendiri oleh konsumen. Jenis teh yang bisa dibawa pulang sama dengan jenis teh yang ditawarkan dalam bentuk minuman.

Di gerai ini, daun teh dijual dengan ukuran mulai 50 gram. Jangan lupa menanyakan kepada staf di gerai ini untuk mendapatkan waktu penyeduhan teh yang paling tepat dari setiap teh yang dibeli. Kita juga bisa merasakan daun teh atau melihat dan membaui teh sebelum membelinya. Dengan begitu, kita punya gambaran teh yang akan tersaji di rumah nantinya.

Ada pula teh celup, yang ditawarkan dikemas dalam kain katun putih tanpa pemutih. ”Meskipun namanya teh celup, kami tetap memakai daun teh dengan kualitas terbaik, sama seperti teh yang dijual dalam bentuk daun teh,” kata Louis Benzrihem, Assistant PR Director TWG Tea.

Yang pasti, meracik teh di rumah tidak membutuhkan peralatan mahal. Cukup sediakan poci teh, penyaring teh, dan cangkir. Dengan peralatan yang ada di rumah, acara ngeteh bisa tetap nikmat.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s