Nostalgia “Pasar Gambir” di Jakarta Fashion & Food Festival 2014

Image

Memasuki tahun kesebelasnya, Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) diharapkan lebih matang dan meriah. Salah satu dari rangkaian acaranya adalah food festival Kampoeng Tempo Doeloe atau yang biasa disebut KTD yang mengusung konsep baru dan inovatif.

“Para penikmat kuliner kita ajak mencicipi segala kuliner dengan tema Pasar Gambir, banyak makanan aneh-aneh yang bisa dicicip,” ujar Chairman JFFF Soegianto Nagaria, saat preview event JFFF, Selasa (29/04/2014).

Pada dasarnya Pasar Gambir adalah pasar malam yang diadakan pertama kali pada tahun 1898 untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Wilhelmina, ratu Belanda. Pasar pada zaman kolonial tersebut memang terkenal dengan ramainya berbagai tontonan, anjungan pameran, rumah-rumah makan dan para pedagang kaki lima yang menjajakan segala macam makanan sehingga ramai diminati pada masanya. Awalnya makanan khas Pasar Gambir adalah kerak telor.

Konsep tersebut, kembali direpresentasikan lewat pagelaran food festival di JFFF. Pengunjung diajak bernostalgia dengan segala makanan tersebut. Dalam preview event yang diselenggarakan di Balai Agung, Balai Kota, beberapa makanan representatif disajikan. Diantaranya Lontong Kikil, Serabi Notosuman, Sate Padang Ajo Ramon, Es Potong Jodoh, Es Duren Iko Gantinyo, Lumpia Sulawesi serta Tahu Petis Yudhistira.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s