Rasa Italia di Ibu Kota, “Delizioso…”

Image

JAKARTA bukan saja ibu kota kuliner Nusantara, melainkan juga pertemuan masakan mancanegara, tak terkecuali masakan Italia. Aroma masakan negeri Romeo dan Juliet itu mengharumkan dapur-dapur Ibu Kota dan kota-kota di sekitarnya. Anda patut mencobanya. Hmmm, delizioso….

Tidak sulit mencari masakan berbau Italia di Jakarta dan kota-kota sekitarnya seperti Tangerang. Sebutlah misalnya Restoran Pesto Autentico dan Restoran Ocha and Bella di Jakarta serta Bianco Italian Restaurant di Tangerang.

Adalah Fausto La Fatta, koki asal Genoa, yang selalu menggali kreativitasnya menyajikan masakan Italia. Di Restoran Pesto Autentico, Fausto tidak hanya mengenalkan masakan seperti piza, lasagna, atau spageti, tetapi juga menawarkan olahan daging sapi, bebek, ataupun ikan.

Sajian masakan olahan Fausto dipengaruhi kekayaan kuliner Italia utara yang lebih dingin daripada wilayah selatan. Sama seperti Indonesia, Italia memiliki kekayaan kuliner di penjuru negeri yang secara geografis berbentuk seperti sepatu bot itu.

Petang itu, Fausto bergairah menawarkan sajian spaghetti con anatra rucola e grana, yaitu spageti yang diolah dengan daging bebek kukus dan keju permesan. Bebek dalam masakan ini diiris seperti irisan daging ayam pada soto lamongan yang dibumbui saus buatan sendiri. Daging bebek yang dikukus enam jam terasa empuk, lembut dalam gigitan.

Bagi yang suka gurih, sajian ini sangat cocok di lidah sebab tidak akan terasa enek. Sepiring spaghetti con anatra rucola e grana berwarna kehijauan itu dibanderol Rp 70.000 per porsi.

Menu yang tidak kalah menggoda adalah sajian baccala alla pesto. Masakan ikan baccala ini diolah dengan cabai panggang, minyak zaitun, sayuran, minuman anggur, dan saus mentega. Rasanya gurih, daging ikannya empuk, pas untuk santap malam. Harga masakan ini Rp 260.000 per porsi.

Jika Anda penggemar masakan domba muda, Fausto menawarkan menu lamb shank. Domba muda ini direbus dengan anggur merah dan saus tomat, lalu disajikan dengan kentang tumbuk. Sajian ini dihargai Rp 210.000 per porsi.

Ada juga sajian bernama bistica alla fiorentina yang diolah dari daging sapi satu kilogram setengah matang, tetapi empuknya sampai ke bagian dalam daging. Harga satu porsi masakan ini Rp 780.000.

Tempat pertemuan

Restoran Pesto Autentico di Gedung UOB Plaza-Thamrin Nine, UG Floor, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, ini cocok sebagai tempat pertemuan resmi ataupun acara keluarga. Prita Gero dari bagian Humas Pesto Autentico mengatakan, restoran ini mulai hadir tahun 2010.

Sesuai namanya, Pesto Autentico, restoran ini berasal dari jenis saus yang terkenal di Genoa. Saus ini terbuat dari racikan daun basil, minyak zaitun, dan kacang cemara. Saus ini menjadi ikon restoran karena Fausto berasal dari Genoa.

Tidak hanya di Pesto Autentico, ada juga beberapa pilihan restoran Italia yang bisa Anda kunjungi. Restoran Ocha and Bella di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, salah satunya. Restoran yang berada di kawasan sibuk ini menawarkan suasana santai untuk pengunjung.

Ada tempat luar ruang yang didesain seperti sebuah teras rumah lengkap dengan pemandangan taman. Suasana di dalam juga serasa seperti di rumah keluarga Italia. Di sini, sajian spageti dipadu dengan ikan tuna seperti potongan dadu, irisan tomat kecil, dan lumuran minyak zaitun. Rasa satu porsi sajian seharga Rp 90.000 ini delizioso, nikmat!

Masakan klasik

Setiap restoran memiliki ciri khas masing-masing. Bianco Italian Restaurant yang terletak di Lobby Level Atria Residences, Jalan Boulevard, Gading Serpong, Tangerang, misalnya, berusaha menyajikan masakan Italia klasik yang rasanya sangat Italia, tak terlalu disesuaikan dengan cita rasa lokal.

Masakan seperti piza, spageti, dan lasagna sudah melekat dengan lidah sebagian warga Indonesia. Meski kian banyak restoran yang menyajikannya, mungkin agak sulit mendapatkan makanan dengan rasa Italia yang otentik atau asli.

Mau icip-icip masakan Italia yang klasik? Bianco bisa memuaskan selera makan Anda. Tidak sulit untuk menemukan tempat ini. Dari Jakarta, masuk tol dan keluar di Alam Sutera atau Bumi Serpong Damai, selanjutnya menuju Gading Serpong. Carilah Gedung Plaza Paramount (berseberangan dengan Summarecon Mal Serpong atau SMS) karena tempat makan ini berada di dalam kompleks itu.

”Tempat ini sering dikunjungi ekspatriat. Kebetulan mereka banyak tinggal dan bekerja di pabrik-pabrik di Kota Tangerang. Tempat ini representatif bagi mereka,” kata Esther Yuanita, Corporate Secretary Paramount Land.

Nama Bianco diambil dari bahasa Italia yang berarti putih. Sesuai namanya, tampilan ruangan didominasi warna putih dan suasana restoran dibuat cosy. Suasana ruangan kian hidup dengan kehadiran lukisan Venice, salah satu kota terindah di Italia.

Tak hanya suasana, Executive Chef Atria Residences Gatot Susanto mengatakan, Bianco menyajikan juga masakan dengan cita rasa tak jauh dari rasa aslinya. ”Selalu ada rasa klasik dalam setiap masakan yang dibuat karena sebagian besar bahan baku untuk menu utama sengaja didatangkan langsung dari Italia,” kata Gatot.

Bahan baku dari Italia, misalnya keju, basil, tomat, dan minyak zaitun, digunakan untuk pembuatan saus dan dipakai pada masakan. Salah satu menu andalan Bianco adalah linguini vongole aglio olio (spageti dengan kerang), makanan yang terdiri atas linguini (mirip spageti tetapi berbentuk elips). Bahan utama (linguini dan kerang) ini ditumis dengan minyak zaitun, saus, irisan daun peterseli, dan bawang putih.

Masakan ini tidak lengkap jika tanpa kerang tahu. Selain dibutuhkan untuk variasi pada penampilan makanan itu, daging dan cairan selaput kerang sengaja digunakan untuk menambah rasa masakan.

Nikmati juga tagliatelle nero alo seoglio, tinta cumi yang sudah dikemas berbentuk mirip spageti (lebih pipih dan lebar, atau mirip kwetiau) yang berwarna hitam. Bahan baku utama ini dicampur udang dan kerang hijau kemudian ditumis dengan minyak zaitun murni, saus, bawang putih, dan peterseli.

Gatot selalu berusaha membuat kreativitas pada masakannya. Maka, terciptalah masakan yang diberi nama last minute salmon lasagna. Dalam lapisan lasagna terdapat irisan daging salmon dan sayur bayam.

Makan di Bianco tak lengkap jika tidak menikmati piza salami atau piza yang diberi daging sapi dan saus tomat. ”Saus tomat saya buat sendiri. Bahan bakunya impor. Tomat asli dari Italia lebih manis dari tomat di tempat kita,” kata Gatot.

Hmmm, delizioso….

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s