Beratnya Etape II “Minang Bike”

Image

Para peserta Kompas “Minang Bike” akhirnya menyelesaikan Etape II Danau Maninjau-Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (10/5/2014) sore. Etape sejauh sekitar 40 kilometer ini merupakan etape terberat dari tiga etape dalam tiga hari.

Begitu start di awal etape, peserta langsung menghadapi Kelok 44, jalur dengan 44 belokan yang terus menanjak dengan panjang sekitar 8 kilometer. Kemiringan tanjakan ada yang mencapai 45 derajat.

Tenaga sebagian besar peserta terkuras. Akibat jalur yang relatif berat itu, 148 peserta akhirnya terpecah dengan jarak antara rombongan paling depan dengan paling belakang mencapai 1,5 jam. Setelah melewati 44 kelokan, para peserta istirahat.

Rujianto (53), peserta asal Bekasi mengaku hanya menargetkan melewati 10 kelokan. Target yang tak muluk itu lantaran sebelumnya ia sudah mencari tahu di internet mengenai beratnya jalur Kelok 44 untuk bersepeda.

“Tapi ternyata saya baru istirahat di Kelok 18. Walaupun dengan susah payah. Setelah itu saya terus gowes sampai Kelok 44. Ini prestasi saya yang luar biasa. Saya beberapa kali sepedaan di daerah Jawa, tanjakannya nggak tinggi kaya Kelok 44,” ucap Rujianto.

Hujan

Saat akan melanjutkan perjalanan setelah istirahat, cuaca tak bersahabat. Pesepeda yang berasal dari Singapura, Malaysia, dan berbagai daerah di Indonesia itu, mesti gowes di bawah guyuran hujan. Ada yang memilih memakai jas hujan, ada pula yang memilih tetap hanya mengenakan jersey.

Pesepeda sedikit tertolong lantaran jalur selanjutnya menurun dan relatif panjang. Apalagi di dataran tinggi, suhu relatif dingin.

Rupanya, masih ada jalur berkelok-kelok yang terus menanjak. Kali ini sedikit lebih berat dibanding ketika melibas Kelok 44 lantaran mesti menanjak sambil diguyur hujan.

Jalur setelah itu naik-turun. Jalur paling berat ketika melewati obyek wisata Gua Jepang, mendekati finish. Jalanan di sana menanjak dengan kemiringan sekitar 50 derajat dan cukup panjang. Banyak peserta mesti berjalan kaki sambil mendorong sepeda lantaran tenaga sudah terkuras.

Akhirnya, peserta beristirahat di Jam Gadang, Bukittinggi, sebelum ke Hotel Pasako. Pada etape terakhir, Minggu (11/5/2014), peserta akan melewati rute Bukittinggi menuju Padang sejauh 86 kilometer.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s