Etape I “Minang Bike”, Lewati Panas dan Hujan

Image

Berat. Begitulah komentar para pesepeda Kompas “Minang Bike 2014” mengenai rute etape I dari Padang hingga Danau Maninjau, Sumatera Barat, Jumat (9/5/2014 ). Mereka harus gowesdi bawah terik matahari lalu kehujanan. Sebagian peserta terpaksa menyelesaikan rute sepanjang 142 kilometer itu hingga malam hari.

Sebanyak 148 peserta dan 9 orang marshal atau pengawal, memulai perjalanan dari Hotel Grand Inna Muara, Padang, sekitar pukul 7.30 WIB. Tak banyak rintangan pada awal etape. Jalanan terus datar dan suhu udara baru sekitar 30 derajat celcius.

Setelah pukul 10.30 WIB, suhu meningkat. Bahkan, perjalanan setelah istirahat shalat Jumat, suhu mencapai 40 derajat celcius. Banyak peserta yang tak tahan dengan terik matahari itu.

“Panas banget, bikin tenaga jadi berkurang,” ucap Susi (34), salah satu Srikandi yang menyelesaikan etape I tanpa evakuasi.

Begitu masuk wilayah Agam di sore hari, cuaca berubah mendung. Mengayuh lebih jauh, rombongan diguyur gerimis lalu hujan. Sebagian peserta memilih menepi terlebih dulu untuk memakai jas hujan. Sebagian lagi bablas hujan-hujanan.

Rintangan peserta tak hanya hujan. Belasan kilometer menjelang finish, mereka mesti menghadapi tanjakan panjang dan berkelok. Dampaknya, rombongan pun terpecah-pecah.

Peserta yang tak mau dievakuasi tetap bersepeda secara pelan. Ada pula yang memilih berjalan sambil mendorong sepeda. Akhirnya, selisih antara rombongan terdepan dengan pesepeda paling belakang sampai 2 jam.

Menjelang finish, tak sedikit peserta yang meminta dievakuasi dengan berbagai alasan. Misalnya keram, lelah, hingga kerusakan sepeda.

“Ban saya bocor. Udah dipompa sampai empat kali, ditambal, masih bocor. Terpaksa evakuasi. Kecewa saya,” ucap Mulya Widiono (46), salah satu peserta asal Bekasi.

Lintasi Pemandangan

Pada hari pertama ini, para peserta bersepeda sambil menikmati alam. Mereka melewati pantai, perbukitan, tebing, sawah, dan danau. Banyak warga berkerumun di jalan untuk melihat rombongan melintas dan memberi semangat.

Pada etape II, Sabtu ( 9/5/2014 ), peserta akan melewati rute yang dengan panorama alam yang indah, yakni Danau Maninjau hingga Bukittinggi sejauh 60 kilometer. Dalam rute itu, peserta akan melewati kelok 44 yang jalurnya memiliki 44 kelokan tajam.

Acara Kompas “Minang Bike” digelar pada 9-11 Mei 2014. Sebanyal 150 penggemar sepeda mengikuti perjalanan bersepeda sejauh 288 kilometer di Sumatera Barat. Perjalanan terbagi menjadi tiga etape, yakni Padang-Danau Maninjau (142 kilometer), Danau Maninjau-Bukit Tinggi (60 kilometer), dan Bukit Tinggi-Padang (86 kilometer).

Sebelumnya, Kompas juga pernah menggelar jelajah Surabaya-Jakarta sejauh 1.200 kilometer pada 2008, Jakarta Palembang sejauh 820 kilometer pada 2010, Bali-Komodo sejauh 610 kilometer pada 2012, Sabang-Padang sejauh 1.500 kilometer pada 2013, dan Bali Bike. Rencananya, Kompas menggelar jelajah Manado-Makasar sejauh 1.510 kilometer pada Agustus 2014.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s