Etape III Minang Bike: Dari Asik hingga Terik

Image

Asik. Begitulah kira-kira awal hingga pertengahan etape III Kompas Minang Bike 2014 . Peserta start dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Minggu (11/5/2014) pagi, menuju Kota Padang.

Di awal etape, peserta masih melintasi jalur mendatar di Bukit Tinggi lalu berhadapan dengan jalur yang sedikit menanjak sepanjang 7 kilometer. Tenaga peserta sedikit terkuras.

Namun, setelah itu, jalur terus menurun hingga jarak 25 kilometer. Jalur ini paling menyenangkan dibanding dua etape sebelumnya, yakni Padang-Danau Maninjau dan Danau Maninjau-Bukit Tinggi.

Peserta yang ingin ngebut dapat melaju hingga 60 kilometer per jam. Ada pula yang memilih gowes perlahan untuk menikmati alam sepanjang jalur. Mereka dapat melihat perbukitan, sawah, air terjun, dan rumah-rumah adat Minang.

Peserta sempat istirahat sebentar di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minang Kabau, Padang Panjang. Di sana, mereka menikmati sate khas Sumatera Barat dan berfoto-foto di rumah adat.

Setelah itu, pesepeda kembali melanjutkan perjalanan dengan melintasi jalur mendatar. Namun, rintangan kali in adalah terik matahari. Suhu udara ketika itu mencapai 39 derajat celcius. Peserta yang kelelahan mesti berhenti untuk istirahat sejenak.

“Panasnya mengganggu,” kata Kris Dwihartono (55), pesepeda asal Bogor.

Sebelum melanjutkan hingga finish di Padang, pesepeda beristirahat dan makan siang di Padang Pariaman.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s