Berbagai Teh dan Asalnya

ANDA penggemar teh? Tiap negara memiliki kekhasan masing-masing. Salah satunya teh. Berikut di antaranya.

Earl Grey, Inggris

Di tahun 1830-an, perusahaan teh mulai menambahkan minyak bergamot ke dalam daun teh berkualitas rendah untuk meningkatkan rasa. Menurut asalnya, teh ini direkomendasikan kepada Ratu Victoria muda oleh Charles Grey, Perdana Menteri Britania Raya. Tapi para peneliti kamus Oxford mempertanyakan kisah tersebut saat dikeluarkannya sebuah pernyataan yang menantang asal muasal teh tersebut.

Mint Tea, Maroko

Simbol keramah-tamahan orang Maroko, seduhan menyegarkan ini cukup sederhana. Seduh bubuk teh hijau dengan daun mint, lalu tambahkan sedikit gula. Teh ini juga dikenal sebagai atai, yang memberikan peran penting dalan budaya Maghrebi (Afrika Utara) dan selalu dianggap sebagai seni.

Saat upacara tradisionalnya, teh ini dituang dari tekonya berjarak 12 inchi di atas gelas untuk menciptakan buih. Menolak suguhan ini adalah tindakan yang kurang sopan di Maroko.

Assam, India

Assam adalah daerah penanam teh terbesar di India. Tak seperti Darjeeling, teh India paling terkenal, tanaman Assam tumbuh di permukaan laut, yang kemudian memunculkan karakter rasa yang kuat dan warna dari teh.

Rooibos, Afrika Selatan

Disebut juga dengan “teh merah” karena warnanya. Seduhan bercita rasa kacang ini dibudidayakan pertama kali oleh warga lokal Cederberg, daerah di Afrika Selatan, ratusan tahun lalu. Saat orang Belanda datang ke daerah ini, meminum teh ini sebagai pengganti teh hitam yang mahal, yang diimpor dari Inggris.

Teh ini bagus untuk menjaga kesehatan karena antioksidannya tinggi, tidak mengandung banyak kafein, dan diakui sebagai salah satu penyembuh.

Oolong, Tiongkok

Oolong atau wulong, bahasa Tionghoa untuk “naga hitam”, berasal dari tanaman Camellia sinensis. Tapi setelah daunnya dicabut, tanaman terebut langsung layu dan terlihat memar, menghasilkan teh terfermentasi setengah.

Sweet Tea, Amerika Serikat

Berasal dari Summberville, Carolina selatan, Amerika Serikat. Sweet tea tradisional mengandung gula dua kali lebih banyak dari minuman bersoda.

Butter Tea, Tibet

Mentega Yak dicampur ke dalam teh hitam dengan sedikit garam adalah cara minum butter tea yang tepat, menurut orang Tibet dan komunitas Himalaya lainnya. Yak adalah hewan lembu besar khas Himalaya. Untuk mengatasi masalah kesehatan, teh ini dapat mencegah bibir pecah-pecah.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s