Wisatawan Timur Tengah Semakin Mengenal Lombok

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan 20-30 persen wisatawan asal Timur Tengah berkunjung ke provinsi itu pada tahun 2016.

“Tahun 2016, kita menargetkan kunjungan wisatawan mencapai tiga juta orang. Dari jumlah itu, 20-30 persen disumbang wisatawan asal Timur Tengah,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Mohammad Faozal di Mataram, Minggu (13/12/2015).

Faozal menuturkan, selama ini wisatawan asal Timur Tengah selalu melihat Kuala Lumpur, Malaysia sebagai destinasi unggulan untuk wisatawan Muslim. Namun, seiring terpilihnya Pulau Lombok sebagai destinasi halal terbaik di dunia, semua itu kini menjadi berubah.

“Masyarakat Timur Tengah dan warga Muslim di Eropa kini semakin mengenal Lombok. Mereka begitu antusias karena selain Kuala Lumpur ternyata juga ada Lombok sebagai destinasi wisata halal,” ujarnya.

Faozal menjelaskan, ada beberapa strategi yang kini menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam menarik kunjungan wisatawan Timur Tengah dan Muslim Eropa untuk datang ke Lombok.

Strategi yang diterapkan antara lain pemenuhan kebutuhan dari wisatawan Muslim, ketersediaan makanan dan minuman halal, kemudahan fasilitas untuk bersuci dan beribadah.

Kemudian, penyediaan sarana, fasilitas dan pelayanan yang tidak bertentangan dengan norma-norma kesusilaan dan nilai syariah.

“Saat ini kita sudah bekerja sama dengan MUI agar seluruh hotel dan restoran yang ada di NTB mendapatkan sertifikasi dan standarisasi halal. Termasuk, dalam aspek pelayanan terhadap wisatawan muslim,” katanya.

Selain itu, tidak kalah penting yang juga perlu mendapat perhatian, lanjut Faozal, adalah terbangunnya konektivitas penerbangan dari Lombok dengan negara-negara di Timur Tengah, begitu juga sebaliknya. Sebab, tanpa ada penerbangan langsung ke Lombok, rencana itu sulit terwujud.

“Selama ini, wisatawan asal Timur Tengah dan wisatawan Muslim Eropa berkunjung ke Indonesia melalui pintu masuk Jakarta dan Bali, baru mengunjungi Lombok. Kita ingin suatu saat mereka bisa langsung ke Lombok,” katanya.

Meski begitu, mantan Kepala Museum NTB ini, optimistis angka 20-30 persen kunjungan wisatawan Timur Tengah dan Muslim Eropa untuk melihat Lombok dan destinasi wisata lainnnya bisa tercapai.

“Bulan ini, angka kunjungan wisatawan ke NTB sudah mencapai 1,8 juta orang dari target kunjungan 2 juta orang wisatawan tahun 2015. Karena itu, meski masih ada kekurangan, kita tetap optimistis target itu bisa terpenuhi,” tambah Faozal.

Anda ingin mengunjungi lombok? sewa mobil di lombok? hubungi mahardika travel di 087864867189

sumber

Advertisements

NTB Incar Turis Timur Tengah

Kunjungan turis mancanegara (wisman) asal Timur Tengah jadi incaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Mohammad Fauzal dalam acara Launching Branding Pesona Lombok Sumbawa & Kalender Event 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (14/12/2015).

“Untuk pasar middle east kita sangat komit. Pasar Timur Tengah adalah pasar yang positif,” kata Fauzal.

Ia mengatakan telah mempromosikan Nusa Tenggara Barat dalam kegiatan sales mission di Dubai pada September lalu. Fauzal menyebutkan telah bertemu 150 buyers dalam acara sales mission tersebut.

“Jumlah perjalanan dari Timur Tengah ke Nusa Tenggara Barat, kita harapkan 20 persen dari target kunjungan kita,” ungkapnya.

Dalam rangka persiapan target kunjungan turis dari negara-negara Timur Tengah, Fauzal mengaku sudah mempersiapkan empat destinasi halal pada tahun 2016. “Kita siapkan di Senaru, Senggigi, Rinjani, dan Sembalun,” katanya.

Namun, penerbangan langsung dari negara-negara Timur Tengah seperti Dubai menjadi kendala.

Ia menyebutkan untuk sementara baru terdapat penerbangan langsung dari Dubai ke Bali yakni Emirates sebanyak dua kali dalam satu minggu. “Ada Emirates dari Dubai ke Bali dua kali. Itu yang kita harapkan konektivitasnya,” jelas Fauzal.

Pada tahun 2016, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan kunjungan 3 juta wisatawan yang terdiri dari 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,5 juta wisatawan nusantara (wisnus).

Menurut data Kementerian Pariwisata jumlah kunjungan wisnus ke NTB tahun 2012 sebanyak 2,25 juta, meningkat menjadi 2,49 juta pada 2013. Tahun 2014 jumlah kunjungan wisnus ke NTB meningkat menjadi 2,51 juta wisnus sebagian besar mereka mengunjungi obyek wisata alam, budaya, dan buatan di Lombok dan Sumbawa.

Pada kesempatan yang sama, Fauzal juga meluncurkan branding dan kalender event pariwisata tahun 2016. Slogan pariwisata yang digunakan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah ‘Pesona Lombok dan Sumbawa’.

Anda ingin mengunjungi lombok? sewa mobil di lombok? hubungi mahardika travel di 087864867189

sumber

Turis Timur Tengah ke NTB untuk Bulan Madu

Nusa Tenggara Barat jadi tujuan bulan madu turis asal negara-negara Timur Tengah. Para turis asal Timur Tengah tersebut rata-rata tinggal selama 2 hari.

“Untuk bulan madu mereka (turis Timur Tengah) ke Nusa Tenggara Barat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Mohammad Fauzal kepada KompasTravel usai Launching Branding Pesona Lombok Sumbawa & Kalender Event 2016 di Jakarta, Senin (14/12/2015).

Ia mengatakan biasanya turis-turis asal Timur Tengah memilih tempat-tempat untuk bulan madu di kota. Namun, saat ini, lanjut Fauzal, mereka memilih tempat-tempat yang bertipe resor. “Misalnya mereka sekarang pilih di Senggigi,” katanya.

Lama paket bulan madu yang dilakukan oleh turis-turis asal Timur Tengah, Fauzal menyebutkan angka 10 hari. Namun, untuk di Nusa Tenggara Barat, turis-turis tersebut baru tinggal selama 2,1 hari.

“Itu yang ingin kita tingkatkan jadi 3 atau 4 hari karena Timur Tengah daya belinya tinggi,” jelasnya.

Pada tahun 2016, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan kunjungan wisatawan 3 juta wisatawan yang terdiri dari 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,5 juta wisatawan nusantara (wisnus).

Untuk kunjungan turis asal Timur Tengah, Fauzal menyebutkan angka 20 persen dari total target 1,5 juta wisatawan mancanegara.

Anda ingin mengunjungi lombok? sewa mobil di lombok? hubungi mahardika travel di 087864867189

sumber

Mau Pelesir ke NTB? Ini 12 Festival Wisata Tahun 2016

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menyelenggarakan 12 festival selama tahun 2016. Festival-festival tersebut tersebar di dua pulau utama Nusa Tenggara Barat yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“Kita sudah jadwalkan 12 festival pada 2016. Ada satu tambahan, International Halal Tourism Mart tapi belum kita masukkan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Mohammad Fauzal dalam acara Launching Branding Pesona Lombok Sumbawa & Kalender Event 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Ia mengatakan dari 12 festival tersebut terdapa dua festival besar yang telah menjadi agenda pemerintah pusat yakni Festival Bau Nyale dan Festival Tambora. Ia mengharapkan dalam penyelenggaraan festival-festival tersebut dapat menarik kunjungan wisatawan guna mencapai target 3 juta wisatawan pada tahun 2016.

“Festival-festival kita harapkan bisa jadi daya tarik wisata Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.

Pada tahun 2016, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan kunjungan wisatawan 3 juta wisatawan yang terdiri dari 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,5 juta wisatawan nusantara (wisnus).

Menurut data Kementerian Pariwisata jumlah kunjungan wisnus ke NTB tahun 2012 sebanyak 2,25 juta, meningkat menjadi 2,49 juta pada 2013. Tahun 2014 jumlah kunjungan wisnus ke NTB meningkat menjadi 2,51 juta wisnus.

Adapun 12 festival tersebut adalah:
– Festival Bau Nyale di Pantai Seger
– Festival Mbojo di Bima
– Festival Tambora di Gunung Tambora 11-15 April
– Festival Mentaram di Mataram Agustus 2016
– Bulan Budaya Lombok Sumbawa Mataram 16 Agustus – 16 September 2016
– Festival Senggigi 16-19 September 2016
– Festival Moyo 23-29 September 2016
– Festival Gili Indah 24-27 September 2016
– Festival Muharam Selong Oktober 2016
– Festival Moyo Lakey Oktober 2016
– Festival Taliwang 13-19 November 2016.

sumber

NTB Targetkan Kunjungan 3 Juta Wisatawan Tahun 2016

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan kunjungan 3 juta wisatawan yang terdiri dari 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,5 juta wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun 2016.

“Tahun 2016 kita mengawali proses promosi dan branding kegiatan pariwisata. Kita menargetkan tiga juta wisatawan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Mohammad Fauzal dalam sambutan acara Launching Branding Pesona Lombok Sumbawa & Kalender Event 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Fauzal mengatakan pada tahun 2016 adalah pertama kali untuk memberanikan diri menargetkan angka kunjungan wisatawan yang sama antara wisatawan nusantara dan mancanegara.

Ia optimistis pada tahun 2016 target kunjungan wisatawan akan dapat terlampaui. “Dari pasar domestik sangat menjanjikan. Oleh karena itu kita menargetkan 3 juta sebagai kontribusi 20 juta berdasarkan RPJMNAS,” jelasnya.

Menurut data Kementerian Pariwisata jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Nusa Tenggara Barat tahun 2012 sebanyak 2,25 juta, meningkat menjadi 2,49 juta pada 2013. Tahun 2014 jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Nusa Tenggara Barat naik menjadi 2,51 juta wisatawan nusantara.

Pada kesempatan yang sama, Fauzal juga meluncurkan branding dan kalender event pariwisata tahun 2016. Slogan pariwisata yang digunakan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah ‘Pesona Lombok dan Sumbawa’.

Ia mengungkapkan perubahan slogan tersebut mengikuti slogan yang digunakan oleh Kementerian Pariwisata yaitu Pesona Indonesia.

Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty turut mengapreasiasi perubahan slogan pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk tahun 2016 tersebut. “Saya coba browsing apakah ada provinsi yang branding dengan pesona. Nah NTB adalah yang pertama kali. Kita apresiasi utuk kecepatannya,” kata Esthy.

Menurut data Kementerian Pariwisata jumlah kunjungan wisnus ke NTB sebagian besar mengunjungi obyek wisata alam, budaya, dan buatan di Lombok dan Sumbawa.

bagi anda yang ingin ke lombok dan membutuhkan transportasi dan akomodasi bisa menghubungi wahyu di 087864867189

sumber

Sembalun, “Surga” Olahraga Udara

Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Lombok berada tepat di kaki Gunung Rinjani. Posisinya yang strategis membuat sebagian besar lahan di Sembalun digunakan untuk pertanian.

Perbandingan lahan pertanian dengan pemukiman masyarakat bisa mencapai tiga banding satu. Tak hanya itu, Sembalun juga memiliki banyak sekali perbukitan. Ada Bukit Pergasingan, Bukit Kanji, dan Bukit Nanggi.

Belum lagi bukit-bukit kecil yang ketinggiannya hanya 1500-an meter di atas permukaan laut (mdpl). Bukit-bukit ini bagi masyarakat Sembalun dan pengunjung ternyata tak hanya menarik untuk didaki, tetapi juga bisa jadi tempat lepas landas paralayang.

Bukit Pergasingan sendiri misalnya, bahkan mulai dikenal umum sejak “ditemukan” oleh atlet paralayang.

“Kalau kami biasanya terjun dari Pergasingan dan Dandaun,” ujar Atlet Paralayang Sembalun Henry Wahyu Susanto, Selasa (10/11/2015).

Henry adalah salah satu warga Sembalun yang merintis olahraga berparasut ini di Kecamatan Sembalun. Ia sendiri sering mendapat sumbangan alat dari atlet-atlet paralayang luar negeri yang ingin menikmati pemandangan indah Kaki Gunung Rinjani.

Henry dan teman-teman harus mendaki Bukit Pergasingan selama tiga jam untuk mencapai lokasi lepas landas. Waktu paling nyaman untuk terbang biasanya pagi sekali, kira-kira pukul 5-8 pagi atau petang.

Di atas, sambil terbang mata akan disuguhkan dengan indahnya perbukitan di tengah hijaunya sawah-sawah sejauh mata memandang. Terbang saat pagi dan nikmati pemandangan matahari terbit dari balik Bukit Nanggi sambil terbang ke arahnya.

Menurut Pemain Paramotor Profesional, Didit Majalolo, sulitnya medan yang harus ditempuh untun mencapai lokasi lepas landas di Sembalun memang membuat tempat ini tak memenuhi standar kompetisi.

Meski demikian, menurut Didit, tempat ini sangat cocok untuk paralayang bebas. Sebuah “surga” untuk mereka yang senang terbang sambil menikmati indahnya pemandangan.

“Buat mereka yang suka paralayang atau paramotor di luar kompetisi, tempat ini surga,” ujarnya.

Beda lagi ceritanya dengan paramotor. Paramotor sama seperti paralayang, terbang dengan parasut, hanya bedanya paramotor menggunakan mesin tambahan. Hal ini memungkinkan paramotor untuk lepas landas dari darat.

Didit sendiri tak pernah repot-repot mendaki Pergasingan untuk menikmati indahnya warna-warni sawah di Sembalun. Ia cukup mencari petak sawah datar bekas panen, mengembangkan parasut dan lepas landas.

Didit bahkan pernah “touch and go” atau mendarat sesaat sebelum kembali terbang di puncak Pergasingan. Meski demikian, terbang di Kecamatan Sembalun tergolong sulit. Posisinya yang dikelilingi bukit dan gunung membuat kondisi angin tak tentu.

Beberapa kali Didit hampir terjebak turbulance, semacam pusaran angin yang membuat parasut sulit dikendalikan.

“Makanya selalu pastikan perangkat keamanan terpasang,” terangnya.

Anda ingin mengunjungi sembalun? sewa mobil di lombok? hubungi mahardika travel di 087864867189

sumber

Ikuti Tips Ini Sebelum Terbang

Saat ingin pergi jauh, terbang salah satu alternatif terbaik yang dapat digunakan. Tapi kesalahan-kesalahan kecil di bandara bisa saja merusak liburan Anda, bahkan membatalkannya.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diharapkan, berikut tips yang dapat dilakukan saat di bandara.

Cetak Tiket

Jika membeli tiket secara online, pastikan untuk mencetaknya. Tak perlu di kertas baru yang rapih, gunakan saja kertas bekas, yang penting nama dan barcode terbaca jelas.

Menunjukkan tiket di handphone untuk melewati pemeriksaan masuk terminal dan mendapatkan boarding pass terdengar praktis, tapi siapa yang bisa menjamin handphone Anda tetap hidup dan tersambung dengan internet?

Datang Minimal 2 Jam Lebih Awal

Perlengkapan yang sudah Anda kemas berjam-jam di rumah bisa saja harus dibongkar kembali setelah melewati mesin pemindai. Belum lagi jika harus wrapping dan antre boarding pass.

Gunakan Batas Bagasi Anda

Setiap maskapai memiliki jatah bagasi berbeda, ketahui berapa batas bagasi Anda dan manfaatkan ini untuk memberi ruang lebih di tempat duduk Anda. Penerbangan jauh butuh ruang kaki yang luas. Pisahkan saja dompet dan handphone Anda dari tas.

Tempelkan Stiker “Fragile”

Sebelum tas Anda berjalan masuk ke bagasi, mintalah tempelkan stiker “fragile” pada barang Anda, agar diletakkan paling atas dan keluar pertama saat pengambilan nanti.

Bawa Jaket

Kita tidak bisa mengatur suhu pendingin ruangannya. Jikapun tidak digunakan dapat menjadi bantal, atau mengisi ruang kosong antara pinggang dengan kursi, agar tidak pegal.

sumber